Studi Kasus – Makannya baby A

Biar lengkips bahasan soal makanan, sambungan postingan beberapa hari yang lalu, yaitu: Berpikir ulang tentang makanan Yang saya tahu tentang picky eaters Saya mau cerita sedikit tentang kebiasaan makannya A. Untuk orang-orang yang pernah liat A makan, mungkin akan berpikir “Iya laaah.. dia sih anaknya makannya emang banyak”, hmm.. jawabannya ya dan tidak . Ya,…

Yang saya tahu tentang picky eaters

Masih ada hubungannya dengan postingan sebelumnya Berpikir ulang tentang makanan, kali ini tulisan saya lebih fokus membahas tentang picky eaters. Disclaimer: Saya bukan praktisi kesehatan, jadi tulisan ini tidak menggantikan pendapat profesional, melainkan sekedar sharing sedikit yang saya tahu. Setiap anak, khususnya dimulai usia toddler melalui fase susah makan. Pertumbuhan mereka memang umumnya melambat dibanding…

Berpikir ulang tentang makanan

Latar belakang tulisan ini muncul karena saya sering denger beberapa curhatan ibu-ibu (khususnya orang Indonesia) mengenai anaknya yang susah makan. Nah tapi postingan ini akan lebih banyak membahas tentang pola makan orang  disini (NZ) atau westerner (dibaca:bule) pada umumnya. Lah apa hubungannya? Silahkan lanjutkan membaca hingga tamat, saya mau mengajak ulang ibu-ibu (atau siapapun yang…

Menjadi istri dan ibu

Melihat satu tahun kebelakang, pengalaman saya sebagai seorang ibu: banyak stressnya, banyak capeknya. If pregnancy was the happiest reason for feeling like crap, then motherhood (so far), is the happiest reason to feel tired and stressed. Idiih kok gak bersyukur banget ya, dibawa enjoy aja mestinya. No, seriously that’s just how I truly feel. Kurang…

Because life is already hard enough

Judul diatas adalah kalimat yang sering muncul di kepala saya, khususnya kalo casenya kaya gini: Pasti pernah ngalamin langsung atau melihat orang yang kita kenal, dapet masalah, terus dihadapi dengan sikap yang dibawa stress, jadi uring-uringan. Atau gak kalah lebih parah, orang-orang di sekitar malah ikutan nyalahin. sudah jatuh tertimpa tangga. Hidup sudah susah, jadi ditambah…

Alesan saya males baca berita

Disclaimer: Tulisan kali ini perlu diakui memang dilatar-belakangi dengan ke’enek’an atas headline berita di tanah air, yang selalu menjadi obrolan dimana pun, kapan pun, dengan siapa pun. Sejak sekitar 2-3 tahun kebelakang, saya memang sudah malas mengikuti berita Indonesia, alasannya satu: bikin sumpek hati. Dan lagipula tidak banyak manfaatnya, karena toh jujur saja (silahkan sebut…

Kapan dong tambah adeknya?

Masih kuliah, ditanya kapan lulus Udah lulus, ditanya kapan kawin Udah kawin, ditanya kapan punya anak Udah punya anak, kapan tambah lagi Kapan mantu Kapan punya cucu ……… zzzzzzzzzzz Hi Buuunn.. Saya selalu membayangkan kayanya enak kalo di hari tua nanti bisa berkumpul dengan anak dan cucu dalam sebuah keluarga besar, seperti umi (baca: nenek)…

Cheaper escape – Long warm bath

Masih di hari yang sama di Minggu free electricity day, saya tadinya mau ajak Ayden berendam di bath. Mumpung listrik gratis, lumayan kan ngisi bathtub penuh air anget. Tapi tiba-tiba aja si kanjeng ndoro batuk pilek. Yawis, ga ada salahnya kali ini saya mau me time berendam ala-ala spa. Selesai berendam, saya berjanji pada diri…

Hijrah ke New Zealand

Hmm.. Ada banyak sekali hal yang dari dulu kepengen saya tulis, tapi berhubung postingan kali ini akan tersimpan di arsip yang paling awal, jadi saya putuskan untuk menceritakan sedikit latar belakang mengenai tempat dimana saya tinggal saat ini – Agar postingannya bisa urut (pegel kalee diurut) SO! Sedikit mundur ke tahun 2014… Saat itu salah beberapa sepupu…

Listrik dan Free Electricity Day

Seumur hidup tinggal di Indonesia, saya selalu mikirnya listrik itu hanya identik dengan PLN. Dimiliki, dikelola, dan hanya PLN yang bisa menyediakan. Nah, kalo di New Zealand ada banyak sekali provider listrik, dan mereka sangat bersaing. Iklannya pun kurang lebih mirip iklan provider jaringan telekomunikasi di Indonesia. Jadi ada Sign-up deal, harga paketan, dan juga…

My delivery and Labor

Walaupun dari dulu sudah sering mendengar kisah melahirkan ibu-ibu lainnya, tapi memang mengalami secara langsung memberikan perspektif baru. Berhubung kejadian melahirkan saya masih agak-agak fresh, yaitu 3,5 bulan yang lalu, jadi saya masih sering terpana setiap kali melihat anak saya. Membayangkan ada manusia kecil yang selama 9 bulan bikin saya penasaran seperti apa wajahnya. Hanya…